Berapa anggaran yang dibutuhkan daerah untuk mengelola 2.064 ton sampah setiap hari?What budget does a district need to manage 2,064 tonnes of waste every day?
Model ini menghitung timbulan sampah per hektare, menyaring lahan yang layak, memilih teknologi dan kapasitas fasilitas, lalu menghitung biaya tahunannya terhadap APBD. Penerapan pertama: Kabupaten Tangerang, lalu Jabodetabek.The model estimates waste generation per hectare, screens suitable land, chooses facility technology and capacity, then sets the annual cost against the local budget (APBD). First application: Kabupaten Tangerang, then all of Greater Jakarta.
Contoh: Pagedangan, Summarecon Mall Serpong, Gelora Bung KarnoTry: Pagedangan, Summarecon Mall Serpong, Gelora Bung Karno
Tiga cara membaca situs iniThree ways to read this site
Masyarakat umumGeneral public
Cari kelurahan Anda di peta, lihat berapa sampah yang dihasilkan dan ke fasilitas mana sampah itu dikirim.Find your kelurahan on the map, see how much waste it produces and which facility receives it.
Buka peta lengkap →Open the full map →Penguji dan pembimbingExaminers and supervisors
Ikuti Tahap A sampai E. Setiap halaman memuat persamaan, data, peta tahap itu, dan rujukan ke slide lampiran seminar.Follow Stages A to E. Each page has the equations, data, its own map and links to the seminar appendix slides.
Mulai dari Tahap A →Start at Stage A →Pembaca makalahPaper readers
Lihat parameter, asumsi, dan hasil antara yang tidak muat di makalah, termasuk 132 slide lampiran.See the parameters, assumptions and intermediate results that did not fit in the paper, including 132 appendix slides.
Buka lampiran →Open the appendix →Lima tahap, dari sampah per hektare sampai rupiah per tahunFive stages, from waste per hectare to rupiah per year
ATimbulanGeneration
Penduduk, bangunan, sekolah, rumah sakit, dan POI dikalikan faktor timbulan, lalu dikalibrasi ke SIPSN.Population, buildings, schools, hospitals and POIs times generation factors, calibrated to SIPSN.
→BKelayakan lahanLand suitability
26 kriteria (pola ruang, banjir, bandara, sungai, lereng) menyaring grid per kelas lokasi.26 criteria (zoning, flood, airports, rivers, slope) screen cells per site class.
→CTeknologi & biayaTechnology & cost
13 teknologi dengan neraca massa, lahan, CAPEX, OPEX, dan pendapatan per kapasitas.13 technologies with mass balance, land, CAPEX, OPEX and revenue per capacity.
→DOptimasi MILPMILP optimisation
Memilih lokasi, teknologi, kapasitas, dan aliran dengan biaya terendah, lalu mencari alternatif near-optimal.Chooses sites, technologies, capacities and flows at least cost, then near-optimal alternatives.
→EAnggaran daerahLocal budget
Biaya tahunan dibandingkan dengan belanja APBD (I₁) dan PDRB (I₂).Annual cost compared with APBD spending (I₁) and GRDP (I₂).
→